• Dialogue Communications

PSBB Tetap Menarik: Kilas Balik Peran Millenials Saat Kurang Piknik



Millenials dikenal sebagai generasi petualang dengan sekelumit hal baru untuk dieksplorasi serta pastinya mengunggahnya di media sosial. Merespon karakter tersebut, tidak mengejutkan jika banyak brands kerap menggaet millenials dalam kegiatan marketing-nya. Mulai dari mengiklankan produk, kampanye berbasis komunitas, hingga mengadakan perjalanan traveling bersama. Namun, jiwa petualang ini harus terdisrupsi karena adanya pandemi. Implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat banyak tempat seperti kedai kopi dan cafe terpaksa tutup, begitu pula dengan bioskop dan lokasi wisata. Hasrat untuk piknik dan nongkrong khas millenials pun kini harus sangat dibatasi.


Situasi ini tentu menjadi tantangan bagi pelaku brands yang perlu menyesuaikan lagi rancangan kegiatan pemasarannya. Walaupun terdapat bisnis yang tetap dapat berjaya kala pandemi seperti penyedia jasa layanan internet, namun secara keseluruhan krusial untuk tetap didengar dan menjadi top of mind oleh publik tanpa mengurangi relevansi dan kepekaan dengan situasi pandemi. Maklum saja, jumlah millenial di Indonesia mencapai 179,1 juta atau 67,7 persen dari seluruh populasi pada tahun 2020.


Potensi besar pada generasi ini perlu pendekatan yang sesuai agar strategi dapat sesuai dengan objektif brands. Lalu bagaimana brands dapat membaca peluang di tengah keterbatasan ini?

Hal pertama yang dapat dilakukan ialah dengan melihat tren millenials di tengah pandemi. Hasilnya ialah tak sedikit di antara mereka yang mengunggah unduhan throwback atau foto kenangan destinasi liburan dan nostalgia sebelum disrupsi melanda yang dilengkapi kutipan penantian. Bahkan di bulan April lalu, tagar #WhenWeTravelAgain sempat menjadi trending topic di sosial media Twitter. Dengan begitu, menunjukkan bahwa jiwa petualang millenials masih kuat walaupun tidak dapat melangsungkan perjalanan wisata saat ini.



Memanfaatkan tren tersebut, brands dapat mengasosiasikan produknya di dalam unggahan throwback ala millenials. Misalnya untuk memperkenalkan produk makanan dan minuman, serta kegiatan olahraga. Hal ini tetap dapat relevan dengan tipe petualang millenials yang dekat dengan kegiatan berbasis pengalaman namun sedang merindukan bepergian kembali. Bagi pelaku usaha pariwisata, akan lebih baik untuk memperkuat testimoni pengalaman konsumen dalam menggunakan platformnya dari pada mengiklankan potongan harga perjalanan yang kurang sesuai dengan keadaan.


Tren yang kedua ialah munculnya identitas baru bagi millenials dengan kebiasaan yang berbeda. Tak lagi dapat bepergian dengan bebas, banyak millenials yang mencoba kegiatan baru di rumah seperti memasak, membuat proyek do-it-yourself (DIY), belajar kesenian, dan lain-lain. Hal ini menggambarkan kegiatan kreatif yang dapat dicoba selagi masa PSBB. Seperti misalnya, penyanyi asal Indonesia Raisa yang membagikan video tutorial memasak, lalu terdapat pula yang memulai room-makeover dengan perlengkapan yang dapat dirangkai sendiri. Kegiatan-kegiatan tersebut yang dapat memperkuat posisi brands terkait agar tetap menarik di masa PSBB.


Dalam hal ini, walaupun pilihan dalam memanfaatkan momentum serta karakter millennials terbatas, namun tren tersebut bisa menjadi alternatif di tengah kondisi millenials yang kurang piknik. Sehingga keberadaan brands dapat tetap berkompetisi melalui pendekatan terhadap millenials. Lebih dari itu, peran komunikasi juga diperlukan untuk memastikan pesan yang tersampaikan dapat sesuai dengan tujuan utama brands yang disesuaikan dengan kondisi terkini – yang juga dapat berubah dengan cepat sewaktu-waktu.



Written by: Bela Dienna


It doesn't come to our surprise when there is plenty of company are holding its communications initiative amidst the pandemic crisis that hit us all recently. However, it is safe to say that we - as public relations agency - also appraise businesses that maintain their communications, even more, stronger if not being over-communicated to stay relevant to their market. To provide you with a well-rounded arsenal should you decided to come back stronger, drop us your email or visit us here!



© 2018 by Dialogue Communications

World Trade Center (WTC), 10th Floor

Jl. Jendral Sudirman Kav. 29-31

Jakarta, 12920

  • Dialogue Communications
  • dialoguecomms.id
  • DialogueTunes